Tampilkan postingan dengan label jasa pembuatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jasa pembuatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 November 2014

KUMPULAN DAFTAR PUSTAKA - HURUF C - F



Campion, Michael A; Cheraskin, Lisa; Stevens, Michael J, 1994, “Career - Related Antecedents and Outcomes Of Job Rotation”, Academy of Management Journal, Vo. 37 No.6
Cascio, Wayne F, 1995. Managing Human Resources Productivity, Quality of Work Life Profit. Singapore:McGraw-Hill Book Co.
Chen, Yuen, Li, 2001, “Examining The Effect of Organizational Culture and Leadership behaviorsmen Organizational Commitment, Job Satisfaction, and Job Performance at Small and Middle Sized Firms of Taiwan”, Te Journal of American Academy of Bussiness, September
Cherrington, David J, 1989. The Management of Human Resources. 2nd Edition, Prentice-Hall Inc, New York:Englewood Cliffs. 
Cooper, Donald R.C, Will dan Emory. 1997. Metode Penelitian Bisnis. Erlangga. Jakarta.
Denison and Misra (1995), “Toward Of Organizational Culture and Effectiveness”. Organization Science, Vol.6, No.2, March-April.
Depkes RI. 1999. Indonesia Sehat 2010; Visi, Misi, Kebijakan dan Strategi Pembangunan Kesehatan. Jakarta.
DEPUTI IV BPKP. 2005. Pedoman Penyusunan APBD Berbasis Kinerja (Revisi), Direktorat Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah. Jakarta.
Dessler, G., 2000, Human Resource Management (eighth edition), Prentice Hall, New Jersey
Dessler, Gary, 1992, “Manajemen Sumber Daya Manusia”, PT Prenhalindo, Jakarta
Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan. 2009. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi  Pemerintah(LAKIP) Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan.
Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi Jawa Timur. 2009. Penyusunan Rencana Strategis Dinas Perhubungan dan LLAJ Propinsi Jawa Timur Tahun 2009-2014. Surabaya.
Djastuti, I., Lestari. (2005). “Analisis Pengaruh Dukungan Sosial, Kejelasan Peran dan Orientasi Belajar terhadap Kinerja Tenaga Penjualan (Kasus pada Perusahaan Asuransi di Kota Semarang)”. Jurnal Bisnis Strategi. Vol. 14. No. 1. Hal. 30-40
Dole, Carol and Schroeder, Richard G., 2001, “The Impact of Various Factors on The Personality, Job Satisfaction and Turnover Intention of Profesional Accountants”, Managerial Auditing Journal, Vol. 16, No. 4, p. 234 – 245
Dwi Suhartono dan Sri Raharso, 2003, “Transfer Pelatihan : Faktor Apa Yang Paling Mempengaruhi?”, Kajian Bisnis STIE Widya Wiwaha Yogyakarta, No. 28
Eny Rahmani, 2003, “Perubahan Budaya Organisasi : Suatu Alternatif Strategi Menghadapi Masa Depan”, Jurnal Bisnis dan Manajemen, Vol. 3, No. 2
Eva Kris Diana Devi. 2009. Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Intervening ( Studi Pada Karyawan Outsourcing Pt Semeru Karya Buana Semarang ). Program Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang.
Fatik Rahayu, 2001, Sumber Keunggulan Bersaing Bidang Produksi Operasional dan Dampaknya pada Hasil Kinerja Perusahaan: Hasil Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia, Media Riset Bisnis & Manajemen, Vol.1, No. 3
Fazio, Regina, 1994. “The Right Way to go Global : an Interview with Whirpool CEO, Davit Whitman”. Harvard Business Review, page:135-145.
Ferdinand, A.. (2002). Structural Equation Model Dalam Penelitian Manajemen. Badan Penerbit UNDIP. Semarang.
Flippo, Edwin B, 1993, Manajemen Personalia, Edisi Keempat, Penerbit Erlangga
Flippo, Edwin, 1984. Personnel Management:International Student, 5rd Edition, McGraw-Hill Inc, Singapore.
Fuad Mas’ud, 2004, Survai Diagnosis Organisasional, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang
Fuad Mas’ud, 2004, Survai Diagnosis Organisasional (Konsep dan Aplikasi), Badan Penerbit Universitas Diponegoro

KUMPULAN DAFTAR PUSTAKA - HURUF B



Babakus, E. dan Boller 1992,’An Empirical Assesment of The SERVQUAL Scale’, Journal of Business Research, Vol. 24: 253-268.
Baldauf, A., Cravens, D.W., Piercy, N. (2001). “Examining Business Strategy, Sales Management, and Salesperson Antecedents of Sales Organization Effectiveness. Journal of Personal Selling & Sales Management. Vol. XXI. No. 2. p. 109-122
Baldauf, A., Grant, K. (2002). “The Effects of Moderators on The Salseperson Behavior Performance and Salesperson Outcomes Performance and Sales Organization Effectiveness Relationship. European Journal of Marketing. Vol. 36. No. 11/12. p. 1367-1388
Bambang Tjahjadi, 2001, “Konsep Budaya Organisasi, Kesenjangan Budaya Organisasi dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Organisasi”, Majalah Ekonomi, Th. XI, No.1
Banoe, Pono,2000. Kamus Musik. Jakarta: PT Gramedia.
Barker, Tansu. (1999). “Benchmarks of Successful Salesforce Performance. Canadian Journal of Administrative Sciences. Vol. 16. No. 2. p. 95-104
Baron, R. A & Greenberg, J. 1989. Behavior in Organizations : Understanding The Human Side of Work (third edition). Allyn & Bacon, USA.
Bass, B.M. dan B.J. Avolio, 1994. Improving Organizational Effectiveness Through Transformational Leadership. New York : Thousand Oaks SAGE Publication, Inc.
Bass, B.M., 1994. Leadership and Performance Beyond Expectation. New York : Free Press.
Bennis, Warren, 1989. Human Behaviour at Work, 1st Edition, Santa Monica, California : Goodyear Company.
Bernardin H. John and Russel, Joyce C.A., 1993. Human Resources Management: An Experimental Approach, Mc.Graw Hill Inc, Singapura
Bodnar, George H. and William S. Hopwood, (1998). Accounting Information System. 7th edition. Upper Saddle River-New Jersey:Prentice-Hall International, Inc.
Budiarjo, Miriam. 1998. Menggapai Kedaulatan Rakyat, Mizan, Jakarta.
Buletin Studi Ekonomi Volume 11 Nomor 3 Tahun 2006, Peluang Dan Tantangan Implementasi
Burns, 1994. Human Resource Management, 3rd Edition, Boston : Houghton Mifflin Company.

KUMPULAN DAFTAR PUSTAKA - HURUF A



Abubakar MT Suliman, 2002, “Is It A Really a Mediating Construct?”, Journal of Management Development, Vol. 21
Administrator., 2004. Survey Dokter dan Dokter Gigi Nasional. Terdapat di http: www.tenaga-kesehatan.or.id diakses tanggal 5 Juli 2005
Algifari, 1997. Analisis Regresi, Teori, Kasus dan Solusi. Edisi Pertama, Yogyakarta: STIE YKPN.
Algifari, 2000. Analisis Regresi, Teori, Kasus dan Solusi. Edisi Pertama, Yogyakarta: STIE YKPN.
Allen dan Meyer, 1990. Psychology in Management. New York : McGraw-Hill Company.
Amstrong, Michael, 1994, “Handbook of Personal Management Practise”, 4th Edition, Kopan Page Ltd., London
Anglin, K. A., Stolman, J. J, Gentry, J. W. (1990). “The Congruence of Manager Perception of Salesperson Performance and Knowledge-Based Measure of Adaptive Selling”. Journal of Personal Selling & Sales Management. Vol. X. p. 81-90
Anoki Herdian Dito. 2010. Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Slamet Langgeng Purbalingga Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening. Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Semarang.
Anoraga, Pandji, 1992. Psikologi Kerja. Jakarta : Rineka Cipta
Anthony, Robert N & Dearden, J and Bedford. 1998. Management Control System. II:Irwin:  McGraw-hill. Chicago.
Anthony, Robert N. & Vijay Govindarajan. 2002. Sistem Pengendalian Manajemen, (Terjemahan). Salemba Empat. Jakarta.
Arikunto, S. 1992.  Prosedur  Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 1992.  Prosedur  Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
As’ad Moh, 1984. Seri Ilmu Sumber Daya Manusi Psikologi Industri. Cetakan Pertama, Liberty, Jogjakarta.
As’ad, Mohammad, 1998. Psikologi Industri. Edisi Keempat, Cetakan Kedua, Yogyakarta: Liberty.
Asatuan, A., Ferdinand, A. (2004). “Studi Mengenai Orientasi Pengelolaan Tenaga Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Kantor Pertanahan Kota Semarang).” Jurnal Ekonomi – Manajemen – Akuntansi, No. 26, Th. XVI, pp. 96-116

Atkinson, AA.,R.J.Banker, R.S. Kaplan dan S.M, Young. 1995. Management Accounting.  Prentice-Hall. Englewood Cliffs, New Jersey.
Atmawikarta, Arum. 2007. Pembangunan Nasional Bidang Kesehatan: Bahan Diskusi Fopki. Pertemuan Forum Organisasi Profesi Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Attanasio, Bob. (1991). “How PC-Based Quotas Boost Productivity. Sales and Marketing Management. Vol. 143. No. 11. p. 148-150
Augusty Ferdinand, 2005, “Structural Equation Modeling”, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Augusty Ferdinand, 2006, “Metode Penelitian Manajemen”, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Azhar. 2007. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan Permendagri No. 13 pada pemerintah Kota Banda Aceh. Tesis. Program Pascasarjana USU. Medan
Azwar A. 1996. Menjaga Mutu Pelayanan KEsehatan. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta
Azwar A. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara. Jakarta.
Azwar, Saifudin, 1986. Validitas dan Reliabilitas. Cetakan Pertama, Yogyakarta:Liberty.
Azzahari, Azril. 2000. Reformasi Sistem Pendidikan Menuju Indonesia Baru. Pen. LPTK dan ISPI.

Rabu, 22 Oktober 2014

Tesis adalah

Tesis adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S2 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Karakteristik tesis adalah :
  1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam salah satu disiplin dalam ilmu pendidikan sesuai dengan program studi yang ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan.
  2. Merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoritik tertentu.
  3. Menggunakan data primer sebagai data utama yang dapat ditunjang oleh data sekunder.
  4. Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.
Istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dari jenjang S2 hanya berlaku di Indonesia. Sedangkan diluar negeri seperti Australia, tesis berarti  riset untuk jenjang undergraduate (S1), postgraduate (S2), Ph.D. dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergraduate (S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia skripsi untuk jenjang S1, tesis untuk jenjang S2, dan disertasi untuk jenjang S3.

Sa,ma seperti skripsi, dalam penulisan tesis, mahasiswa dibimbing oleh dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan tesis pembimbing bisanya dua orang yang dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Proses penyusunan tesis berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain.  Namun umumnya, proses penyusunan tesis adalah sebagai berikut:

  • Pengajuan judul
  • Pengajuan proposal
  • Ujian proposal
  • Penelitian
  • Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir).
  • Mahasiswa yang hasil ujiannya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.

Pedoman Penulisan Skripsi

Pedoman penulisan skripsi juga tergantung pada masing-masing kampus. Biasanya, setiap kampus akan menerbitkan buku pedoman penyusunan dan penulisan skripsi dimana didalamnya akan termuat contoh penulisan skripsi yang diwajibkan, termasuk aturan-aturan penulisan. Standar penulisan skripsi biasanya menggunakan font Times New Roman 12 dengan marjin 4-4-3-3 dan spasi 2. Skripsi biasanya terdiri dari 5 bab yaitu Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Hasil Penelitian dan
Simpulan dan Saran. Contoh dari panduan penyusunan skripsi bisa dilihat dibawah ini : 
Sistematika penyusunan laporan penelitian/skripsi sangat penting agar pembaca mudah memahami dan tertarik untuk membaca. Secara keseluruhan jumlah halaman skripsi minimal 60 (enam puluh) halaman. Isi proposal skripsi namun secara substantif tetap memberi ruang untuk menyelaraskan dengan keperluan penelitian, dengan sistematika yang terdiri atas tiga bagian yaitu; Bagian Awal, Bagian Isi dan Bagian Akhir. Berikut ini pokok-pokok uraian yang dimuat dalam penyusunan laporan skripsi:
A. Bagian Awal Skripsi terdiri dari :
1. Halaman judul
2. Halaman Pernyataan Orisinalitas Skripsi
3. Halaman persetujuan Dosen Pembimbing untuk ujian skripsi
4. Halaman Pengesahan Setelah Lulus Ujian Skripsi
5. Dapat dimungkinkan dibuat halaman khusus untuk penguji tamu
6. Halaman Motto dan Persembahan
7. Halaman Kata Pengantar
8. Halaman Abstrak. Abstrak mencerminkan isi keseluruhan dari skripsi, yang dibuat secara singkat yang umumnya ditulis sepanjang satu paragraf dan hanya terdiri dari 100 hingga 200 kata dengan 1 (satu) spasi..
Adapun format dari abstrak terdiri dari:
1) Nama penulis/mahasiswa (beserta NPM mahasiswa bersangkutan).
2) Judul dari skripsi, yang ditulis dengan huruf kapital semua.
3) Jumlah halaman pengantar; isi skripsi; tahun penyelesaian skripsi; jumlah "Gambar"; jumlah "Tabel".
4) Topik skripsi, sesuai dengan konsentrasi/peminatan mahasiswa yang bersangkutan.
5) Masalah, tujuan, pendekatan teori yang digunakan, desain/metode penelitian yang dilakukan, hasil analisis/temuan, kesimpulan dan saran/rekomendasi.
6) Jumlah kata kunci minimal 3 kata
7) Jumlah daftar acuan/referensi (tulis angka tahun tertua sampai dengan termuda).
8) Nama dosen pembimbing mahasiswa serta dosen co-pembimbing (kalau ada).
9. Halaman Daftar Isi
10. Halaman Daftar Tabel
11. Halaman Daftar Gambar
12. Halaman Daftar Lampiran
B. Bagian Isi Skripsi terdiri dari :
Dalam bagian isi skripsi akan diulas secara substantif namun tetap memberi ruang yang dapat disesuaikan dengan keperluan penelitian. Bagian isi skripsi dalam buku panduan ini, terdiri atas lima bab yaitu pendahuluan, landasan teori, dan metode penelitian.
BAB I PENDAHULUAN (maksimal 10% jumlah halaman)
Memberikan gambaran secara singkat mengenai skripsi yang bersangkutan yang sudah dikemukakan pada saat pengajuan proposal skripsi. Bab ini terdiri dari sub bab :
1. Latar Belakang Permasalahan
2. Identifikasi Masalah
3. Ruang lingkup/Pembatasan Masalah
4. Perumusan Masalah
5. Tujuan dan Manfaat Penelitian
6. Sistimatika Pembahasan (pembabakan skripsi)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI (25% jumlah halaman)
Merupakan penjabaran teori yang relevan dan metode penelitian yang digunakan dalam analisis dan pembahasan. Teori yang dicantumkan di bab ini adalah yang relevan dengan permasalahan penelitian, dan akan manjadi dasar penentuan variabel-variabel (di dalam penelitian kuantitatif) ataupun konsep-konsep (di dalam penelitian kualitatif); maupun di dalam penyusunan kuesioner, panduan observasi, maupun panduan analisis teks.
Tinjauan Pustaka memuat landasan teori, dalil, model, norma, standar, prosedur, aturan, dan sejenisnya yang langsung berkaitan dengan bidang ilmu atau masalah (problem) yang diteliti. Termasuk di dalamnya hasil penelitian terdahulu atau jurnal/majalah ilmiah.
Kerangka Pemikiran memuat seluruh kegiatan penelitian sejak dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan penyelesaiannya. Kerangka pemikiran dibuat dalam bentuk bagan dan uraian (narasi). Kerangka pemikiran memuat variabel/unsur penelitian dan hubungan antar variabel termasuk identifikasi dan definisi variabel.
Hipotesis (kalau ada) merupakan jawaban sementara atau jawaban teoritis terhadap pertanyaan yang dikemukakan dalam “Perumusan Masalah” berdasarkan tinjauan pustakan dan kerangka pemikiran di atas dan dinyatakan dalam bentuk deskriptif.
BAB III METODE PENELITIAN (maksimal 15% jumlah halaman)
Pada bab ini dipaparkan asumsi-asumsi, jenis penelitian, dan metode penelitian. Di samping itu dipaparkan juga argumentasi-argumentasi sebagai justifikasi bahwa asumsi-asumsi, jenis penelitian, dan metode penelitian tersebut, adalah yang paling memadai untuk mencari jawaban terhadap tujuan penelitian.
Metode Penelitian merupakan metode yang digunakan dalam penelitian yang akan menentukan ilmiah tidaknya suatu hasil penelitian. Dalam metode penelitian dimuat obyek/tempat/lokasi/daerah/proses/waktu penelitian, metode penarikan sample (pada penelitian kuantitatif) dan metode pemilihan nara sumber/subyek penelitian, teknik pengumpulan data, teknik pengolahan data, dan teknik pengujian hipotesis (kalau ada).
BAB IV HASIL PENELITIAN (minimal 45% jumlah halaman)
Bab ini menguraikan gambaran umum unit observasi seperti data atau variabel/konsep, penelitian, perusahaan, daerah, lokasi, proses, atau sejenisnya, serta menguraikan analisis dan pembahasan hasil penelitian.
A. Gambaran umum unit observasi (jumlah halaman maksimal 50% dari Bab IV atau 45% Skripsi)
Untuk penelitian deskriptif dan komparatif, gambaran umum unit observasi dapat memuat tentang sejarah dan kegiatan perusahaan yang diteliti. Struktur organisasi dan uraian tugas dan tanggungjawab hanya dimuat bila ada evaluasi yang terkait dengan permasalahan, bila tidak ada permasalahan yang terkait dengan struktur organisasi dan uraian tugasnya maka tidak perlu dipaparkan.
Untuk penelitian kuantitatif dan komparatif perlu diberikan gambaran umum unit observasi berupa kelompok populasi misal sektor industri/perusahaan dan sampel penelitian. Gambaran umum unit observasi ini dapat menggambarkan data, variabel penelitian, perusahaan dan proses atau sejenisnya.
Untuk penelitian kualitatif yang merupakan analisis teks, bagian ini akan memuat gambara obyek/materi yang akan dianalisis (narasi teks, foto, audio, dan sebagainya) dalam konteks yang lebih luas. Sementara untuk penelitian kualitatif yang bersifat studi lapangan, gambaran umum lapangan dipaparkan secara lebih detail dan menyeluruh. Hal ini didasari prinsip bahwa studi lapangan di dalam penelitian kualitatif umumnya bersifat holistik. Sementara untuk penelitian kualitatif yang bersifat studi teks, dan sebagainya, gambaran umum unit observasi disesuaikan dengan kebutuhan analisis.
B. Analisis dan Pembahasan (jumlah halaman minimal 50% dari Bab IV atau 45% Skripsi)
Bab ini menganalisis dan membahas fakta-fakta yang ada dalam entitas yang menjadi unit observasi. Analisis harus dilakukan dengan menggunakan teori yang telah dikemukakan di bab II beserta interpretasinya. Untuk menghasilkan kesimpulan yang beralasan kuat, maka dalam menganalisis dan membahas perlu digunakan tolok ukur (untuk penelitian kuantitatif), dan acuan/referensi dalam konteks yang relevan (untuk penelitian kualitatif).
dalam bentuk kuantitas (kuantitatif), standar, norma, atau aturan.
Mengenai metode penggunaan tolok ukur maupun acuan tersebut dapat dilakukan secara:
- kuantitatif (empiris dan statistikal) : harus membandingkan apa saja yang akan dibandingkan, dengan apa dibandingkan, dan harus jelas analisisnya, tidak hanya menolak atau menerima hipotesis, tetapi juga mengemukakan manfaat hasil analisis.
- Pendekatan kualitatif yaitu dengan membandingan antara fakta (realitas) dengan nilai, norma, aturan, norma, rambu-rambu atau antara 2 periode atau lebih, penggambaran secara holistik dan sebagainya.
Alat yang digunakan untuk analisis tergantung pada topik penelitian yang dipilih. Hasil analisis dan pembahasan tersebut diarahkan sesuai dengan tujuan penelitian dan diharapkan akan dapat memberikan gagasan mengenai cara-cara pemecahan masalah (problem) yang diteliti, serta (bila perlu) mengemukakan berbagai kendala yang dihadapai dalam upaya pemecahan masalah (problem) tersebut.
Mengingat bahwa mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi program S1 merupakan calon-calon praktisi yang bersifat teknis, maka usaha pemecahan masalah (problem) perlu diarahkan kepada hal-hal yang bersifat teknis bukan politis, dan hendaknya merupakan ide yang harus dapat dilaksanakan di dalam praktek (praktis dan pragmatis).
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN (maksimal 5 % jumlah halaman)
Dalam bab ini dikemukakan secara singkat kesimpulan, mencakup jawaban yang dipoleh dari interpretasi data yang merupakan jawaban terhadap permasalahan penelitian, nilai lebih dan kelemahan dari penelitian yang telah dilakukan. Saran yang diberikan harus singkat, berangkat pada kelemahan baik proses dari penelitian yang dilakukan maupun kelemahahan terkait temuan penelitian, dan merupakan pemecahan masalah.
C. Bagian Akhir Skripsi
Bagian akhir skripsi memuat :
a. DAFTAR PUSTAKA
b. LAMPIRAN-LAMPIRAN
c. DAFTAR RIWAYAT HIDUP Penyusun Skripsi
d. SURAT PERNYATAAN
e. DAFTAR GAMBAR (jika ada)